7.7.14

Pintu

Bismillahirrahmanirrahiim...

Kalau gw dipaksa memilih satu benda yang paling tidak gw sukai seumur hidup, jawabannya adalah pintu.

Gw telah menyimpan berbagai ingatan tentang pintu dari kecil. Mostly, ingatan buruk. 

Gw gak pernah menyangka bahwa, gw tiba - tiba akan menjadi sangat ketakutan ketika ingatan tentang pintu itu terkenang. 

Tubuh gemetaran. Kenangan masa kecil  berkelibatan. Gw bisa mendengar suara gw memanggil nama orang yang tidak peduli 'gw kecil' menangis. 

Lalu gw menangis, meringkuk memeluk lutut. Gw ingat gw terisak. Gw ingat mata gw terpejam rapat - rapat. Bahkan gw masih bisa rasakan sembilu di hati gw. 

Anda akan mengerti ketika Anda begitu ringkih, memanggil satu - satunya sandaran Anda. Namun, yang dipanggil, bahkan tidak menoleh.

Gw kecil, tersungkur di lantai. Menangis sambil bertanya - tanya dalam hati. "Apa salahku? Salahku apa?"

Gw belum memaafkan. Dan tidak akan pernah sanggup memaafkan. Memaafkan diri gw, berikut orang yang menorehkan image pintu seburuk itu di ingatan gw. 

Gw tidak akan pernah lupa. Tidak akan pernah lupa dan akan gw adukan luka itu pada Tuhan.

Karna tidak ada yang mengerti. Betapa perih luka yang disayat di hati seorang anak kecil. Dan orang bisa saja memanfaatkan kelemahan itu dengan seenak hatinya.

Hanya sedikit orang yang memahami, betapa rapuhnya hati seorang gadis kecil. Yang memberikan cinta dan rasa percaya tanpa syarat.

Tapi mungkin karna itu hanyalah hati seorang gadis kecil, dia jadi tidak peduli.

Share:

0 komentar: