2.4.12

Pekerjaan Rumah Tangga

Bismillahirrahmanirrahiim...


Suatu hari masuklah Rasulullah SAW menemui anandanya Fathimah az-zahra rha. Didapatinya anandanya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis. Rasulullah SAW bertanya pada anandanya, “Apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fathimah?, semoga Allah SWT tidak menyebabkan matamu menangis”. Fathimah rha. berkata, “ayahanda, penggilingan dan urusan-urusan rumah tanggalah yang menyebabkan ananda menangis”
Ketika Rasulullah SAW menikahkan Fatimah, beliau mengirimkan seekor unta, selembar kain, bantal kulit berisi ijuk, dua alat penggiling gandum, sebuah timba dan dua kendi. Fatimah menggunakan alat penggiling gandum itu hingga melecetkan tangannya dan memikul qirbah (tempat air dari kulit) berisi air hingga berbekas di dadanya. Walau merupakan putri manusia termulia, namun Fatimah tak memiliki seorang pelayan. Ia mengerjakan sendiri semua urusan rumah tangganya.
Akhirnya gw ngerasain sendiri, 'Pekerjaan Rumah Tangga' itu bukan pekerjaan yang mudah dan sangat melelahkan. Dimulai dari bangun pagi, menyiapkan sarapan, menyapu, mengepel, mencuci baju, menyetrika, masak makan siang dan malam, mencuci piring, belanja, nyikat kamar mandi de el el. Itu baru kerjaan jadi istri, belum lagi kerjaan kalau udah jadi ibu. 

Tapi kadang kalau dipikir, rasanya malu untuk mengeluh. Karena Fathimah putri Rasulullah SAW, yang gak punya mesin cuci, gak punya kompor gas, gak punya strika, gak punya kulkas, dan gak punya blender saja selalu berusaha melakukan tugas rumah tangganya sendiri. Semoga gw bisa terus semangat ngerjain semua tugas rumah tangga gw. Aamiin... :) 

Klo diinget - inget, banyak kejadian lucu, gw belajar masak, kadang hasilnya enak, kadang gak enak, kadang ya biasa aja, trus ngepel kebanyakan pembersih lantai, eh, malah bikin lantai lengket. Trus nyapu, gak sampe ke luar rumah, eh, malah ketiup angin lagi masuk ke dalam rumah. Nyuci baju juga, semuanya dicampur jadi satu, eh, malah bikin pakaian warna gelap berbulu kena benang - benang dari pakjaian putih. Bener - bener butuh skill nih! :)

Semoga ini bukan postingan untuk mengeluh, semoga postingan ini bisa selalu jadi pengingat buat gw...
“Ali berkata : Fathimah mengeluhkan bekas alat penggiling yang dialaminya. Lalu pada saat itu ada seorang tawanan yang mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Fathimah bertolak, namun tidak bertemu dengan beliau. Dia mendapatkan Aisyah. Lalu dia mengabarkan kepadanya. Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba, Aisyah mengabarkan kedatangan Fathimah kepada beliau. Lalu beliau mendatangi kami, yang kala itu kami hendak berangkat tidur. Lalu aku siap berdiri, namun beliau berkata. ‘Tetaplah di tempatmu’. Lalu beliau duduk di tengah kami, sehingga aku bisa merasakan dinginnya kedua telapak kaki beliau di dadaku. Beliau berkata. ‘Ketahuilah, akan kuajarkan kepadamu sesuatu yang lebih baik daripada apa yang engkau minta kepadaku. Apabila engkau hendak tidur, maka bertakbirlah tiga puluh tiga kali, bertasbihlah tiga puluh tiga kali, dan bertahmidlah tiga puluh tiga kali, maka itu lebih baik bagimu daripada seorang pembantu”. (Hadits Shahih, ditakhrij Al-Bukhari 4/102, Muslim 17/45, Abu Dawud hadits nomor 5062, At-Tirmidzi hadits nomor 3469, Ahmad 1/96, Al-Baihaqy 7/293)
Share:

1 komentar:

suci nabbila said...

semangat kaaaaak (^O^)kata mama sih, kalau semua hal dikerjakan dengan ikhlas dan berlandaskan sayang, pasti rasanya ringan :)hehehe