2.2.12

Takut

Bismillahirrahmanirrahiim...

Hari ini gw takut. Seingat gw, gw gak pernah jadi penakut. Tapi hari ini gw takut. Gw bilang takut berkali - kali sama abang. Gw bilang :
"Dede takut abang... dede takuuutt..."
Then, my husband said,
"Dede gak boleh takut, coba ganti kata 'takut'-nya jadi berani!"
Then, I said,
"Dede berani abang... dede berani..."
(*Gw emang punya syuami yang keren banget...)

Gw gak ngerti apa yang gw takutin. Dosennya kah? atau revisi-nya kah? Gw gak ngerti. Gw kehilangan ability gw buat cuek dan over confidence. Gw heran kenapa banyak orang bilang over PD itu gak bagus, gw sekarang justru sangat membutuhkan sifat over PD. Dulu waktu gw SMA bahkan pas gw udah yakin gw salah (*pas lomba), gw gak pernah takut atau gentar dimaki - maki juri. Sekarang? Gak diapa - apain aja gw takut. Kenapa Shell?????? gw gak tau... 

Papa bilang, 
"Kendalikan diri... jangan takut... itu hanya sebuah proses yang harus dilalui dan akan berakhir..."
WOW! that's a magic words!

Sekarang gw lebih sensitif. Setiap kalimat rasanya gw masukin dalam hati. Gw sekarang udah jadi seorang cewek yang pesimis dan penakut. Besok, gw harus jadi cewek yang optimis dan pemberani. Meski skripsi gw dihina - hina atau disepelekan, gw harus berani mempertahankan pendapat gw! GW HARUS BANGKIT!!

P.S : Besok pembantaian kedua, mohon doanya...
"Barangsiapa yang ingin Allah menganugrahkan baginya husnul khootimah maka hendaknya ia berhusnudzon kepada orang-orang" (Mawaa'idz Al-Imaam As-Syafii) 
"Waspadalah engkau dari perkataan yang jika engkau benar pada perkataan tersebut maka engkau tidak mendapatkan pahala, namun jika engkau salah maka engkau berdosa, yaitu suudzzon (berburuk sangka) kepada saudaramu" (Tahdziib At-Tahdziib 1/425)
Share:

2 komentar:

suci nabbila said...

semangat kaaak :) ingat2 lagi kebahagiaan yang menunggu kakak setelah cobaan berat nanti, biar lebih semangat! sukses ya, kaak..

Mershelly Syanel said...

terimakasyih, nabbila... :)