14.11.11

Miss You, nak...

Bismillahirrahmanirrahiim...


Assalamualaikum, nak!

Katanya kamu cewek, hahaha! Papamu bilang kalau kamu cewek, pasti secantik mamanya... Syukurlah papamu gak keberatan punya 2 Mershelly Syanel dalam hidupnya, yang pastinya bisa sukses bikin beliau lebih repot lagi. Kalaupun cowok pasti ganteng kayak papanya, dan mama gak keberatan punya 2 Safruddin Alwi... ;p

Kamu mau jadi cewek atau cowok, itu bukan masalah. Pernah memilikimu itu indah... Bagi mama-papa, kamu selamanya kami miliki...

Membayangkan kamu seperti apa, kami punya khayalan tersendiri. Matamu pasti coklat, bulat, besar, dan jernih. Dari sorotan matamu terpancar rasa ingin tau, optimisme (*dari mama), kepolosan dan kasih sayang (*dari papa). Rambutmu bergelombang seperti mama dan berwarna coklat. Hidungmu pasti niru hidung papa! (*feeling mama sih gitu... Ikikikiki). Yup! Alis yang lebat warisan kami berdua dan bibir yang seksi dan penuh (*hasil kombinasi bibir mama-papa! Hwahahaha!). Kulit? Seputih mama tentunya! Tinggimu sedang, dengan tinggi seperti itu kamu kelihatan lincah dan enerjik persis kayak mama tapi kamu lebih hati - hati warisan dari papa. Mama? Lincah dan enerjik sih... Tapi cerobohnya sukses bikin piring - piring pecah. Suara? Ooh... Suara kamu pasti agak cempreng kayak mama, tapi cempreng yang masih bisa merdu kalau nyanyi, soalnya papa kamu jago nyanyi. Jadi intinya kalau kamu cewek, sejuta pria bakal ngantri buat dapetin kamu, you are the next shellytheunix, tapi kamu adalah anak gadisku yang pandai menjaga diri, sholeh, dan berprinsip. ;) kalau kamu cowok, kamu adalah anak laki - lakiku yang penuh kasih, persis seperti papamu. Tegas dan beribawa. Dan kamu bukan laki - laki yang asal memilih wanita, meski antrian wanita yang pingin jadi istri kamu sepanjang kereta jakarta-bandung.

Dan...
Meskipun kamu gak seperti yang kami bayangkan. Kami tetap akan berbangga karna kamu adalah hasil cinta kami berdua... ;)

Nak, jangan lupa sama mama-papa ya... Walau kita gak pernah ketemu, mama-papa yakin suatu hari nanti kita ketemu, Insya Allah. Rindu yang menggunung, nak... We love you, always... Jangan rebutan mainan di syurga ya, Nak... jangan seegois mama, jadilah selembut papa...

Share:

0 komentar: