14.9.11

My Son

Bismillahirrahmanirrahiim...


Orang boleh bilang keguguran yag menimpa gw itu karena belom rejeki. Tapi gw malah berfikir sebaliknya. Dia itu rejeki gw, rejeki yang bisa bawa gw ke syurga Insya Allah. Orang juga boleh bilang, keguguran yang menimpa gw itu jangan terlalu dibikin sedih, toh belum ada ikatan batin. Kata siapa gw belom ada ikatan batin ama anak gw itu? 

Hari ini gw kangen ama Firdaus. Anak gw yang di Surga Firdaus Insya Allah. Gw googling tentang 'apa yang terjadi dengan bayi yang keguguran', 'kemana ruh-nya?', Iya, diluar kemampuan manusia untuk tau hal - hal yang ghaib. Tapi gw butuh 'penggembira' buat hati gw. Setidaknya gw bisa dapat gambaran bahwa dia baik - baik saja. Dan ada saatnya gw bisa bertemu dengannya Insya Allah. Dan ketika hal itu terjadi, gw gak akan biarkan dia pergi lagi dari pelukan gw.

Gw dapat cerita ini :
Bocah yang hampir meninggal dunia karena usus buntu pecah mengaku ke surga dan bertemu dengan saudara perempuannya yang sudah meninggal dunia. Padahal, kedua orangtuanya tidak pernah cerita soal anak itu.
Colton Burpo, 11, mengaku saat berusia empat tahun, mengalami sakit parah sehingga harus menjalani operasi darurat dua kali. Ia salah diagnosa menjadi flu saat keluarganya dari Nebraska, Amerika Serikat, melakukan perjalanan ke Colorado.
Setelah pulih, ia memberitahu orangtuanya, Todd dan Sonya, bahwa ia baru saja bertemu dengan kakak perempuannya yang belum ia temui. Wajar, sebelum melahirkan Colton, Sonya keguguran janin perempuan. Karenanya, kedua orang tua Colton tidak pernah mengungkit cerita kelam itu.
"Perempuan itu tampak sangat familiar. Dia memberikan saya pelukan dan mengatakan senang bertemu seorang anggota keluarga di sana," kata Colton yang mengungkapkan pengalaman luar biasa itu di buku terbaru Heaven is for Real. “Dia mengaku tidak memiliki nama. Dia tidak pernah diberikan nama. Tapi dia tidak sabar bertemu dengan ayah dan ibu di surga,” kata Colton lagi menceritakan soal saudara perempuannya itu.
Colton juga mengklaim bertemu kakek buyutnya, Pop, yang meninggal 30 tahun lalu dan tidak pernah dikenal Colton, bahkan lewat foto. Colton mengaku penglihatannya di surga tidak berdasarkan pengalaman hidupnya di dunia nyata. Saat ditanya bagaimana keadaan di surga, Colton menjelaskan dengan sangat spesifik. "Wow. Ada banyak warna pelangi. Ini adalah sebuah tempat yang indah dengan banyak nuansa menakjubkan."

Feeling gw dia laki - laki. Dan dia bukan anak yang menyakiti gw. Karena dari waktu dia meninggal dan harus 'dilahirkan' dia gak pernah membuat gw sakit. Dia bunga cinta gw. Dia kakak dari anak - anak gw nanti Insya Allah. Dan dia gw beri nama. Firdaus Alwi...
Share:

0 komentar: