30.7.10

Terbaik Untukku, Hanya Dia yang Tau

Bimillahirrahmanirrahim...
Bukan pertama kalinya gw membaca, mendengar atau bahkan mengalami sendiri tentang,
"Hal - hal yang seringkali tidak bisa gw terima, karena tidak sesuai dengan keinginan gw, lalu gw mendapatkan yang lain, yang sama skali gw tidak merasa puas dengan itu, namun pada akhirnya membawa gw menyadari bahwa ini yang terbaik yang gw peroleh, lamaaaa skali setelah lewat beberapa episode dalam hidup gw"

”Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al-Baqarah:216).

Memang sih, kadang amat sangat manusiawi kalau merasa kecewa. Iya, kadang sempat terpikir untuk menyalahkan keadilan Tuhan. Tapi Dia kurang adil dari mana? Bukankah seringkali permintaanku yang hanya 1 dikabulkan 5? Lalu permintaan lain yang tak dikabulkan diganti dengan yang lebih baik, lalu tak bisa kuterima juga?

Ada alasan dibalik semua itu. Pandangan orang - orang terhadap gw. Amat sangat mempengaruhi. Apalagi tuntutan dari orang - orang sekitar. Mengharuskan gw untuk begini - begitu. Yang bagus itu begini dan begitu. Diluar ini dan itu tidak ada yang spesial. Ahh... apalah itu ya?? Berpatokan sekali pada apa yang dialami manusia - manusia sebelumnya.

Daan... lagi masalah sebuah keputusan,
Gw adalah seorang gadis muda belia yang berjiwa bebas. Gw menguasai papan catur hidup gw. Kemana gw melangkah. Sesuka hati gw. Tanpa rumus. Tanpa aturan apa - apa. Gw gak mendengar segala macam patokan orang tentang hidup. Kalau gw dinasehati, kepala gw berontak, "Gitu ya? coba gw alami endiri deh..."
Gw adalah katak tuli dalam lubang berlumpur yang berusaha melompat keluar. Gw gak peduli teriakan katak - katak diatas sana yang menyarankan gw menyerah, dengan alasan tak ada katak yang bisa selamat melompat dari lubang ini. Ya. gw seperti itu.

Karena itu. Karna dengan alasan diatas. Gw melangkah bebas. Karna yang Terbaik Untukku, hanya Dia yang Tau. Jadi biarkan gw yang memilih kemana melangkah. Dan biarlah Dia menjadi SATU - SATUNYA yang menghalangi gw melangkah... :)
Share:

0 komentar: