24.6.10

Sisipan Pelajaran Bahasa Indonesia SMP

Bismillahirrahmanirahim...

Baiklah, bertahun - tahun aku telah ber-deal dengan logikaku sendiri tentang cinta. Baiklah ia berjudul cinta. Katakanlah cinta tidak ada. Katakanlah ia hanya sebuah kisah non fiksi hasil racikan manusia mengenai suatu rasa yang diagung - agungkan secara berlebihan. Katakanlah kalaupun dia ada, ia sejatinya untuk Satu Yang Maha. Hilangkan kosa kata cinta.

Aku hanya ingin bertanya. Satu perasaan aneh seperti ini disebut apa?
Ketika berhadapan dengan perasaan seperti ini, ego-mu kalah!
Kutukan? atau sebuah anugrah?
salah? atau benar ?
Tabu? atau sah?

Guru Bahasa Indonesia di SMP-ku pernah berpesan kepada anak laki - laki di kelasku. Saat yang (mungkin) tepat karna kami (mungkin) sedang puber - pubernya. Kurang lebih inti kalimatnya seperti ini, aku lupa tapi akan kubuat dengan kalimat yang muncul dikepalaku saat ini :

"Jangan merendahkan martabat cinta. Cinta adalah saat ketika Perasaan kasihmu tumpah, sehingga logika tentang materi, paras, dan kedudukannya tak mengubah apapun tentang perasaanmu, meski ia tak memiliki segalanya.
yang kau tau, kau hanya ingin membuatnya senang, tanpa harus 24 jam ada disisinya. Kau jaga kehormatannya karna kau mencintainya. Kau peduli padanya, seperti kau peduli pada dirimu sendiri"

"Semua kalimat saya tidak akan kalian mengerti, sampai suatu hari nanti..."
Share:

0 komentar: